Cium Hajar Aswad, Pengalaman Tak Terlupakan
Mencium Hajar Aswad memang bukan satu kewajiban haji maupun umrah, namun hukumnya Sunnah saja. Meskipun begitu banyak jamaah haji Indonesia yang sangat ingin merasakan pengalaman mencium batu hitam yang berada di salah satu pojok Kabah itu. Sudut Hajar Aswad, demikian nama batu tersebut, menjadi awal dimulainya kegiatan ibadah Thawaf baik pada saat haji maupun umrah.
Setiap jamaah yang akan mengelilingi Kabah membaca kalimat "Bismillahi Allahu Akbar" minimal satu kali untuk mulai Thawaf sambil mencium Hajar Aswad. Dalam kondisi padat tentu tidak memungkinkan jamaah meraih Hajar Aswad, kecuali hanya melambaikan tangan kanan dan mengecup ujung telapak tangan sendiri. Berusaha mencium Hajar Aswad dalam suasana sangat padat tentu penuh resiko.
"Alhamdulillah dengan semangat dan kebersamaan, banyak jamaah yang berhasil mengusap Rukun Yamani, meraih pintu kabah (Multazam) dan mencium Hajar Aswad. Tampak kepuasan jamaah dengan mata berbinar-binar walaupun pakaian penuh keringat." lanjut Aqsha menceritakan kegiatan Thawaf Sunah jamaah Thayiba.
Untuk menyiasati padatnya arus Thawaf, jamaah Thayiba dibagi beberapa kelompok kecil masing-masing sekitar empat orang dan bergerak malam hari. Dengan begitu sangat memungkinkan jamaah mencium Hajar Aswad.
150 Jamaah haji plus Thayiba Tora yang kini sudah kembali ke Mekkah setelah empat hari berziarah ke kota Nabi Madinah. Kedatangan jamaah haji plus Thayiba ke Mekkah kali ini menempati Hotel Grand Zam-Zam yang terletak persis di depan Masjidil Haram. Sejak sampai di Arab Saudi sampai menjelang prosesi haji yang baru lalu, jamaah haji plus Thayiba tinggal di hotel transit Aziziah. .
Kegiatan selama di Mekkah jamaah haji pus Thayiba antara lain mengikuti sholat fardhu berjamaah di Masjidil Haram dan memperbanyak ibadah dan sholat sholat sunah lainnya seperti Shalat sunnah Rawatib, Shalat Dhuha, Shalat lail, I’tikaf, tilawatul Qur’an.
Kegiatan lain memperbanyak Thawaf sunah, ziarah sekitar kota Mekkah; Jabal Tsur, Jabal Rahmah, Arafah, Muzdalifah, Mina, Jamarat. Jabal Nur dan Ma’la. Tidak ketinggalan pula mengikuti ceramah dan dialog keislaman bersama para ustadz pembimbing jamaah haji Thayiba.
Usai kegiatan Sunnah di Mekkah, jamaah haji plus Thayiba akan menuju Jeddah untuk selanjutnya kembali ke tanah air 1 Desember mendatang. *(gusprapto)

